Wednesday, May 27, 2009

Tampak Samping Kawat Gigi

Bulan pertama memakai kawat gigi, aku paling malas kalo difoto tampak samping. Adanya "benda asing" bernama behel yang baru menempel di gigi, membuat gigi kelihatan semakin "mancung". Tapi entah mengapa, justru saat ini aku ingin meng-up load gambar tampak sampingku saat minggu ke-6 setelah memekai behel ke dalam blog ini.

Tuesday, May 26, 2009

Sikat Gigi Ceria


Sikat gigi ceria maksudnya apa ya? Aku sendiri nggak tau. Aku cuma menghubungkan kalo gigi bersih, tidak ada lagi selilit yang menempel di kawat gigi, senyum jadi ceria. Bagitukah?



Monday, May 25, 2009

Kawat Gigi dan Kebersihan Mulut

Aku ingin menuliskan tentang kebersihan mulut, karena kebersihan mulut adalah hal yang harus dijaga selama proses perawatan gigi ini. Dengan adanya behel atau kawat gigi di mulut, sudah pasti membuat selilit semakin banyak di mulut saat kita makan. Bila tidak rajin menggosok gigi atau membersihkan mulut, maka bisa ditebak apa yang akan terjadi: bau mulut. Kotoran yang menumpuk di gigi juga bisa menyebabkan gigi berlubang. Percuma merawat gigi dengan kawat gigi kalo di ujung perawatan akan menemui masalah gigi berlubang karena malas membersihkan gigi.

Bagi pengguna kawat gigi dewasa yang berangkat dari kesadaran merawat gigi, menjaga kebersihan mulut bisa jadi sudah menjadi hal mudah. Tapi bagi pengguna kawat gigi anak-anak, yang menggunakan kawat gigi bukan karena kesadaran, mungkin karena disuruh atau justru dipakasa orang tuanya, menggosok gigi dapat menjadi beban yang harus dilakukan setiap selesai makan besar.


Di dunia maya ini, banyak sekali ditemukan nasehat untuk selalu menjaga kebersihan mulut. Bahkan versi kartunnya pun disampaikan dengan gambar yang menarik.


Mulut bersih, nafas segar, senyum cemerlang, dan hati tetap tulus. Keep smiling!

Sunday, May 24, 2009

Kawat Gigi dan Sikat Gigi Ortho Bekas

Nggak terasa, "koleksi" sikat gigi ortho bekas yang bulunya sudah mekar jumlahnya telah banyak. Memang, bila bulu sikatnya sudah mekar, aku nggak mau memakainya lagi karena sikat gigi tersebut tidak bisa membersihkan gigi dengan maksimal. "Bangkai" atau bekas sikat gigi biasanya aku buang. Tapi kali ini sebelum aku buang, aku dokumentasikan dulu. Nggak ada salahnya aku berpose lagi dengan bekas sikat gigi orthoku yang sudah berjasa dalam menemani perjalanan perawaatan gigiku. Behel bersih, kawat gigi cemerlang, senyum lebih kinclong, hati lebih tulus.

Friday, May 22, 2009

Kawat Gigi dan Sikat Gigi Ortho

Sejak memakai behel atau kawat gigi, sikat gigiku jadi lebih sering ganti. Sekitar sebulan sekali sudah harus ganti sikat gigi, karena bulu sikatnya sudah mekar dan tidak bisa lagi digunakan untuk membersihkan gigi dengan maksimal. Seperti sekarang ini, aku mengganti sikat gigi orthoku dengan sikat gigi ortho yang baru.

Thursday, May 21, 2009

Kontrol Ortho (Orthodontic Visit, May 20th 2009)

Pada kontrol ortho yang jadwalnya dimajukan ini (mestinya minggu depan) karena archwire atau kawat gigi bergeser, kawat gigi yang dibenahi cuma yang bagian bawah. Syukurlah, ternyata kawat gigi yang nongol kemarin bukan karena gigi molar atau gigi geraham yang tertarik, tapi cuma karena kawat gigi yang melesat tegeser ke sisi kiri. Jadi, anchor gigi gerahamnya baik-baik saja. Tidak lebih dari 15 menit, drg Andi T, Sp.Ort sudah selesai membenahi posisi kawat gigi bawahku. Aku merasa "istimewa", karena hari itu aku adalah pasien tunggal yang ditangani drg Andi, Sp.Ort. (Terima kasih, Dok!)

Gigi atas masih "diistirahatkan" sembari menunggu ruang yang sesuai dengan gigi bawah, agar memperoleh gigitan yang pas. Tidak ada pergerakkan yang signifikan. Sementara ini, masih ada sedikit celah di samping gigi taring. Tidak terlalu terlihat kalo masih "pong-nggir" alias ompong di pinggir.

Kalo mau melihat perbedaan posisi canine atau gigi taring, dari sebelum perawatan orthodonti (Desember 2007), setelah cabut gigi, pergerakan gigi taring dari bulan pertama, hingga posisi gigi taring di Bulan Mei 2009, bisa dilihat di gambar berikut ini:

Wednesday, May 20, 2009

Kawat Gigi - Archwire

Klinik gigi Dental Center berada di Jogja. Aku jika bukan week end lebih sering berada di Solo. Jarak Jogja-Solo sekitar 60 km. Sebuah resiko "jarak tempuh dan waktu tempuh" sudah aku ambil dalam perawatan gigi ini. Bila nggak ada masalah dengan kawat gigi yang mucul tiba-tiba, resiko ini tidak terasa. Justru sebuah "perjalanan Solo-Jogja" selalu aku nikmati. Cuma, kalo kejadiannya kayak sekarang ini, yang tiba-tiba ujung archwire bawah sebelah kiri nongol dan menusuk dinding pipi dalam, menunggu saat kontrol ortho untuk memotong kawat rasanya menjadi lama dan jauh (kaitannya dengan waktu tempuh dan jarak tempuh antara tempat tinggal dan lokasi klinik gigi).
Sakit banget sih enggak. Tapi archwire ini terasa mengganggu. Tentu gambar di bawah ini terlihat lebay alias "berlebih" jika gambar ini harus mewakili apa yang aku rasakan sekarang saat ini.Nanti malam, Rabu 20 Mei 2009 jam 18.30, dokter gigi orthodontist-ku sudah berjanji akan memotongkan archwire ini.