Tuesday, August 10, 2010

Thursday, August 5, 2010

Karena Kawat Gigi, Temanku Bertambah

Dulu aku tidak pernah membayangkan memiliki banyak teman hanya karena aku memakai behel atau kawat gigi. Kini, ternyata entah berapa teman yang aku miliki yang aku dapatkan karena aku menulis tentang perawatan gigi yang aku jalani.

Berawal dari hal sepele, ternyata justru sekarang aku menemukan keasyikan tersendiri. Ada bonus berupa senyum pertemanan! Aku senang, itu saja!

Tuesday, August 3, 2010

Kontrol Kawat Gigi - Orthodontic Visit (2 Agustus 2010)

Setelah lebih dari empat bulan tidak melakukan kontrol ortho, tadi malam 2 Agustus 2010, aku kembali mengunjungi Dental Center.

Kawat gigi diganti, konsentrasi pergerakan gigi adalah gigi bawah. Ada tambahan karet elastik untuk menarik gigi geraham juga.

Saturday, July 31, 2010

Masih Menunggu

Maaf, jika pembaca blog ORTHODONTI masih menunggu kabar terbaru perkembangan perawatan gigiku. Ya, aku belum melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi untuk menjalani kontrol ortho. Blog ini pun belum aku up-date.

Mohon maaf bila masih harus menunggu lagi....
(seperti pesan dalam wall FB)

Friday, July 23, 2010

Warna Karet Kawat Gigi

Apa warna karet gigimu sekarang? Apakah ada warna favorit karet yang dipakai? Biru, merah, ungu, atau warna lain?

Wednesday, July 21, 2010

Bukan Kawat Gigiku

Sudah pasti jika foto berikut ini bukanlah kawat gigiku!

Monday, July 12, 2010

Tutup Mulut!

Bukan karena terlalu percaya diri, tapi pasti deh ada yang kangen dengan blog orthodonti ini. Lama tidak up-date, blog orthodonti ini bukan berarti tidak dikunjungi. Mohon maaf atas (sangat) terlambatan dalam meng-up load cerita tentang kawat gigiku.

Tiga bulan lebih tidak punya nyali untuk kontrol ortho, karena aku sedang menjalani masa-masa awal kehamilan. Sebagian ibu juga mungkin mengalami hal yang sama denganku, yaitu rasa mual yang bisa datang sewaktu-waktu. Rasa mualku bisa dipicu oleh hal sepele, seperti bau yang menyengat atau bahkan hanya "mangap" (membuka mulut lebar-lebar) untuk waktu yang lebih dari 10 detik. Bayangkan aja, jika saat kontrol ortho, aku harus "mangap" selama 10 hingga 30 menit! Oh... tidaaaak....!


Aku lagi memilih untuk tutup mulut.


Tapi bisakah tutup mulut, namun TETAP TERSENYUM?