Saturday, April 25, 2009

Masih Rajin Menulis Blog Kawat Gigi?

"Masih rajin menulis blog kawat gigi?". Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh teman-teman yang tau kalo aku memiliki blog http://ummul-orthodonti.blogspot.com
Jawabanku: "masih".

Tadi malam aku melihat tayangan Kick Andy di Metro-TV, tentang dunia kesehatan yang dibalut oleh kisah inspiratif dari narasumbernya. Ada kisah inspiratif dari Pepeng dan istrinya, yang menyebutkan bahwa menulis adalah bagian dari terapi. Aku baru menyadari hal ini.

Sebenarnya, perawatan gigi yang aku jalani jauh berbeda dengan semua sakit yang dialami Pepeng. Karena sejatinya aku sehat. (Ya, perawatan orthodonti mensyaratkan pasien harus memiliki kesehatan tubuh dan kesehatan mulut yang baik). Tetapi aku merasakan, dengan menulis, masa-masa yang (kadang, bahkan sering) tidak menyenangkan dan tidak nyaman ini, bisa aku lalui dengan lebih ringan. Aku bisa menuliskan apa yang aku rasakan. Saat gigiku ngilu, aku tuliskan ketidaknyamanan ini. Saat sariawan, seluruh dunia bisa tau. Atau justru saat-saat yang menyenangkan, saat ada perubahan kecil di rongga mulutku pun aku tulis. Gigiku bergeser 0,5 milimeter pun aku kabarkan pada semua.

Masih tentang berbagi, dan kali ini adalah berbagi pengalaman. Pengalaman yang pernah aku jalani selama pemakaian behel atau kawat gigi, aku tulis dan aku post di blog ini. Aku merasa, menulis adalah hal yang mengasyikkan dan menyenangkan. Apakah karena menulis menyenangkan, maka bisa jadi bagian dari terapi ya? Adakah yang visitor blog ini yang memiliki perasaan yang mirip dengan yang aku alami, perasaan senang menulis dan berbagi?

Berikut ini adalah foto gigiku yang menunjukkan kondisi terakhir. Tapi sayang, di foto ini pergerakan gigi gerahamnya nggak bisa terlihat.

No comments: